Tampilkan postingan dengan label genre. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label genre. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 November 2010

Death Metal



Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt) atau geraman maut (death growl). Teknik menyanyi seperti ini juga sering disebut "Cookie Monster vocals".Beberapa pelopor genre ini adalah Venom dengan albumnya Welcome to Hell (1981) dan Death dengan albumnya Scream Bloody Gore (1987). Death metal kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh band-band seperti Cannibal Corpse, Morbid Angel, Entombed, God Macabre, Carnage, dan Grave.

Kemudian era 2000'an, Death Metal berkembang sangat pesat. Banyak band-band jebolan aliran death metal menjadi pembaharu dalam musik metal. Band-band tersebut antara lain Inhuman Dissiliency, , Disavowed, Viraemia, Hiroshima Will Burn, Amon Amarth, Inveracity, The Berzeker, Dying Fetus, Condemned, dan masih banyak lagi.

Di Indonesia, genre ini diawali pergerakan dan perkembangan-nya di tahun 1990-an dengan band thrash metal Rotor di Jakarta. Pergerakkan utama Death Metal Indonesia berasal dari munculnya inisiatif oleh band Grindcore asal Malang, Rotten Corpse, yang menggarap untuk pertama kalinya (yang diketahui) musik Death Metal. Kemunculan dan permainan Rotten Corpse akan Death Metal merupakan pertanda dari lahirnya sebuah individu musik baru, bernama Death Metal. Beberapa band pioneer Death Metal lainnya di daerah lain, seperti Trauma dari Jakarta , Insanity dan Hallucination dari Bandung, Death Vomit dari Jogjakarta , Slow Death dari Surabaya, kemudian berkembang dengan band-band yang dianggap sebagai senior karena pengalamannya masing-masing seperti: Disinfected, Ancur, Plasmoptysis, dan Jasad dari Bandung, Siksa Kubur , Funeral Inception dari Jakarta dan Cranial Incisored Yogjakarta dan Semarang Grind Buto. Abysal. R.O.H, Blast Torment dari Padang,Total Rusak dari Bukittinggi, dan Praying For Suicide Tragedy dari Bukittinggi.

Perkembangan musik Death Metal di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat baik. Diantaranya terusulkannya suatu forum pusat dari pecinta Death Metal Indonesia, yang bernama forum Death Metal Indonesia, yang bernama Indonesian Death Metal atau disingkat IDDM. Kemudian juga muncul Indogrind.net, GUBUG RIOT, staynocase, dan lainnya. Saat ini, band-band baru Death Metal akan menyuarakan 'suara-suara maut' dalam event metal. Band-band Death Metal di Indonesia sekarang antara lain Dynasty of Waru, Bad Habit, Asphyxiate, Bleeding Corpse, Death Vomit, Kill Harmonic, Grind Buto, Infected Voice, Brain Ass, Hatestroke, Sickmath dan sebagainya.

Perkembangan Death Metal Indonesia setelah terciptanya IDDM, merupakan sebagai indikasi dan peresmian kelompok-kelompok Death Metal di seluruh wilayah Indonesia untuk go on public atau menunjukkan diri mereka masing-masing pada publik. Seperti pada saat ini, banyak sekali kelompok/komunitas Death Metal Indonesia di wilayah mereka masing-masing yang sudah menunjukkan diri mereka di Internet. Komunitas-komunitas tersebut masih merupakan bagian dari Indonesian Death Metal/IDDM. IDDM merupakan salah satu web penghubung yang menjadi tempat bertukar pikiran maupun aspirasi hingga media untuk iklan / promosi album maupun merchandise. Komunitas-komunitas tersebut diantaranya adalah Malang Death Metal Force, Bandung Death Metal, Bekasi HORDE! Death Metal, Jogjakarta Corpse Grinder, Magelang Death Metal Militia, Sukoharjo Death Metal, Semarang Death Metal, Bali Death Metal sampai Samarinda Death Metal dan masih banyak lagi komunitas di seluruh Indonesia.

Beberapa subgenre death metal:

* Technical death metal - Death Metal yang dikembangkan dengan nada-nada diatonis, merupakan perkembangan dari musik Death Metal ke yang lebih kompleks.
* Melodic death metal - heavy metal dicampur dengan beberapa unsur Death Metal, misalnya death growl dan blastbeat
* Progressive death metal - gabungan antara death metal dan progressive metal
* Brutal death metal - Brutal Death Metal merupakan perkembangan dari Death Metal itu sendiri. Brutal Death Metal merupakan salah satu perkembangan yang berhasil menghasilkan perkembangan lagi di genre Death Metal. Brutal Death Metal menghasilkan Slamming-Gore Brutal Death Metal, Slamming-Groove Technical Brutal Death Metal, Slamming Goregrind, dan lainnya.
* Deathcore - gabungan antara metalcore/groove metal dengan death metal, merupakan genre Death Metal yang lebih menjurus kepada musik Post Hardcore.
* Death/Doom - gabungan antara doom metal dan death metal
* Blackened death metal - Blackened Death Metal merupakan usul-usul yang dilakukan oleh band-band Death Metal yang ingin menggabungkan kembali unsur Black Metal pada Death Metal seperti yang terjadi pada Era Pertama Death Metal, di mana Death Metal masih tercium bau-bau Black Metal.

Metalcore



Metalcore adalah gabungan dari aliran Hardcore Punk dengan Extreme Metal. Genre ini muncul belakangan pada era 2000'an tapi sudah menunjukkan ciri-cirinya melalui band-band seperti Deadguy, Earth Crisis dan Intergrity sejak era 90'an.Musik metalcore memiliki ciri khas berupa gitar dituining drop D sampai C, menggunakan hardcore scream dan death growl (juga didampingi clean vocal pada band-band sekarang), penggunaan Breakdown dan Biasanya bassist mengikuti gitar rhythm

Band-band metalcore di dunia antara lain Avenged Sevenfold, Shadows Fall, Killswitch Engage, All That Remains, Darkest Hour, God Forbid, The Black Dahlia Murder, Unearth, Burnt By The Sun, Heaven Shall Burn, Caliban, Maroon, Mendeed dan sebagainya.

pada perkembanganya metalcore juga membuahkan sub-genre yaitu Mathcore (contoh;The DIllinger Escape Plan, Psyopus, Coalesce, Ion Dissonance dsb) dan Deathcore (contoh;Job For A Cowboy, The Red Chord, Animosity, Trigger The Bloodshed dsb).

Experimental



Banyak yang bertanya Post Rock itu apa ? musiknya bagaimana ? ciri2nya ? dsb. Disini saya ingin mencoba menjelaskan secara singkat definisi, karakteristik, sejarah, dan perkembangan dari musik Post Rock. Istilah Post Rock pertama kali di ciptakan oleh Simon Reynolds waktu dia review album'nya Bark Psychosis - Hex tahun 1994, yang pada waktu itu definisinya " Memainkan musik bukan rock dengan instrumen2 rock, dan lebih mengutamakan texture dan timbre daripada power chord" kenapa saya bilang "waktu itu"? karena Post Rock sekarang ini (modern) sudah berubah atau berinovasi dari definisi awalnya, bahkan bertolak belakang.

Generasi pertama :

Band2 seperti Tortoise, Bark Psychosis, Talk Talk, Cul de Sac, Slint, Flying Saucer merupakan band2 generasi pertama yang sesuai dengan apa yang didefinisikan Simon Reynolds, "Memainkan musik bukan rock dengan instrumen2 rock" dengan memasukkan unsur2 yg berbeda dari masing2 band, ada yang electronica, ambient, jazz, dll

Generasi kedua :

tahun 96 - 97, lahir sebuah band bernama Mogwai yang memainkan musik instrumental rock. Anehnya, Mogwai disebut band Post Rock juga. Yang kenyataannya musik mereka berbeda dari apa yang sudah didefinisikan oleh Simon Reynolds. Mogwai sendiri mengakui hal ini dan tidak suka dibilang post rock


"Aitchison isn’t all grins, however, when asked how he feels about the term post-rock. Mogwai has been lumped into this supposed genre of music by unimaginative music critics. “It’s kind of a stupid term, it doesn’t really make much sense. I don’t know, it seems really pretentious to me. A lot of the bands are described as being post rock. You get bands like Tortoise, we’re nothing like Tortoise, we’re completely different. So it’s a pretty vague term. It’s a pretty lazy term, lazy on the media’s front. They don’t really know what sort of music it is. If it’s not straight-ahead rock n’ roll, then it’s post rock. It’s a bit miserable, so we’ll call it post rock. It’s stupid." Sumber


Alas...walaupun begitu, Mogwai merupakan salah satu template untuk band2 Post Rock sekarang. Konsep Quite/Loud yang mereka pakai sudah menjadi formula/dasar dari musik2 Post Rock sekarang. Begitu juga dengan the legendary Godspeed You! Black Emperor, yang menetapkan formula Crescendo, Chamber music ke Post Rock modern.

Post Rock Re-invent :

jadi definisi Post Rock sudah berubah total dari sebelumnya, yang tidak ada rock menjadi ada, dan riff dan chord juga sering dipakai. Post Rock sekarang ini memakai formula Quiet/Loud, Build up Crescendo, dan jarang sekali memakai verse-chorus-verse, biasanya musiknya build up momentum yang diakhiri dengan klimaks.

Menariknya, Formula ini hanyalah sebagai dasar komposisi. sehingga banyak band2 baru yang mengintegrasikan unsur2 classical, jazz, electronica, math, metal, dll. Yang akhirnya Post Rock semakin diverse dan terbentuk sub2 genre didalamnya. Tetapi tetap menggunakan formula dasar. Dan Post Rock bukan berarti instrumental, banyak juga yg memakai vokal. Baik yang dijadikan suatu instrumen atau pure vokal

Ada delapan band yang menurut saya sebagai pondasi dan mengembangkan/meluaskan essensi dari Post Rock :

Mogwai : Quite/loud
Godspeed You! Black Emperor : Crescendo
A Silver Mt Zion : Cinematic
Do Make Say Think : Jazz
Explosions in The Sky : Twinkle Guitar
Mono (japan) : Texture Guitar
Sigur Ros : Ambient Soundscape
Rachel's : Classical

Dan beberapa band modern yang memasukkan unsur2 baru ke dalam Post Rock :

65Daysofstatic : Electronica, Math Rock
Samuel jackson Five : Jazz, Krautrock
Russian Circles : a blend between Post Rock and Post Metal
Destroyalldreamers : Shoegaze
Hammock : Ambient Drone

Dengan kata lain, post-rock itu bukan style sih tp basic, base, pondasi ato template juga bisa. Kalo murni, pure post rock sebenernya ga ada karena emang ga bisa diaplikasiin. kalo bikin musik pure post rock yg ada hambar, ngebosenin. Di post rock term yg dipake itu originality, tapi ini ga berhubungan ama jaman tortoise ama yg laen.

Tahun 1999 - 2003 : Ini tahun dimana post rock modern itu di definisiin, founding fathers'nya sebenernya dua band, Mogwai sama GY!BE. dua band ini yg bener" nge set post rock itu kyk gimana. abis itu baru muncul Mono, EITS, sigur ros juga dengan album () yg ngelengkapin post rock itu kyk gimana. sebenernya ditaun segitu masih ada band laen yg dah muncul misalnya tristeza, emery reel cuman ga terlalu signifikan effectnya. jadi semua band post rock yg ada sekarang ngambil essensi post rock dari band" yg gue sebutin diatas. makanya ada band yg ambil jalur eits ato jalur gy!be ato mogwai dsb. bisa dibilang band post rock yg "pure", "original" ya mereka" ini.

Tahun 2004 - 2008 : Tahun ini mulai pergerakan baru, band" baru dah berani ambil style yg berbeda, dah ngga ngikut ama yg taun sebelumnya tp basic post rock masih dipegang. contoh : 65 dos ngambil jalur electro glitch campur math rock. hammock yg bener" exploitasi ambient di post rocknya. ada juga yg nyampur eits ama mogwai kayak caspian, explorasi ke jazz, krautrock kyk samuel jackson five, blending post metal ama post rock di russian circle. ditaun ini udah makin berkembang lagi jalurnya. tp masih ada yg tetep setia ama "originality" jalur GY!BE bahkan dikembangin lagi kayak Yndi Halda, ascent of everest. ato "originality" jalur EiTS kayak followed by ghost.

Black metal




pertama, silahkan klik” www.idbm.webs.com” untuk mengetahui info dan pergerakan Black Metal Indonesia. Black metal diawali oleh band Venom pada tahun 1982 lewat album berjudul Black Metal. lalu diikuti oleh band-band seperti Bathory, Mayhem, Mercyfull Fate, Hellhammer/Celtic Forst. semua band ini ter-Influence Venom. Band Black metal masih cenderung bermain Thrash metal. Pada awal 80an sampai 90an, Black metal sangat berkembang di daerah Skandinavia oleh band diatas tadi. Jenis musik metal ini juga termasuk jenis metal underground. Black metal mempunyai Sub-genre bernama NSBM , Neo Nazi Black metal dua komunitas tersebut termasuk yang berpengaruh di komunitas Underground.
Band yang terkenal dari jenis musik ini adalah Dimmu Borgir, Cradle of Filth, Dark Funeral, Emperor dan Immortal.

*Karakter Black Metal

Berikut ini gaya dan ciri-ciri permainan band-band Black Metal:

Gitar

* Cepat, didalam Rhytm gitar yang cepat, terselip melodi gitar yang samar-samar dan lama-lama berubah menjadi Alternate picking dan tremolo pick
* Distorsi yang banyak memainkan Power chord.
* Seteman gitar sama persis seperti Death metal. Di Chord D atau Chord C atau lebih rendah lagi.

Drum

* Double bass drum sangat tipis jika dimainkan, sangat bertenaga, kadang bersama-sama dengan pukulan Snare Drum dengan gaya meledak-ledak (hentakan keras). Kadang kita hanya akan mendengarkan bass drum yang berbunyi sedetik.
* Kadang, drum juga bisa bermain sangat lambat, Tergantung suasana musik.
* Bahkan ada kalanya band-band seperti Burzum atau Xasthur sering tidak menggunakan drum dibeberapa lagu.
* Beberapa band menggunakan drum mesin untuk performa lebih baik.

Lirik, Vokal

* Lirik dinyanyikan dengan jelas. Bernuansa kikir, setan yang mengingatkan kepada penyiksaan, dan ini sudah menjadi standar band-band Black Metal.
* Ada yang dinyanyikan bersatu seperti simponi. Lalu band-band Black metal menamakanya Symphonic Black Metal
* Banyak juga yang sering dinyanyikan laki-laki dan perempuan seperti lagu-lagu simponi Gregorian.
* Sering ada efek di vokalnya dan membuat suara seperti Atmospher.
* Lirik sering mengambil kata-kata yang berbau setan, penyembahan berhala, dewa-dewa kuno, tema gaib yang mengutuk agama Kristen (Anti Kristus).
* Lirik bertema perang, udara dingin, kegelapan, hutan, dan lingkungan alami di eropa.
* meminum darah segar membuat suara menjadi lebih serak atau hanya sebagai atribut aliran musik tersebut.

Keyboard

* Biasanya setingan keyboard, biola, choir, dan organ menyerupai setelan musik gereja supaya meniru suara Kathedral dan orkestra yang terasa sejuk, dingin, samar dan menyedihkan.

Performa

* Tidak suka bermain live dan lebih cenderung bermain gaya. Beberapa band Black Metal seperti Darkthrone menolak untuk bermain live. Banyak juga solo Black Metal seperti Clandestine Blaze, Burzum, Leviathan dan Xasthur juga menolak bermain live karena mereka terdiri dari 1 anggota. Tetapi satu band seperti Satanic Warmaster, bermain bersama musisi ekstra secara khas demi/untuk maksud kinerja live.

Jumlah band dengan seorang line-up penuh, seperti Borknagar, Immortal, Emperor, Cradle Of Filth, Gorgoroth, Neurotic of Gods, Nosferatu, Ritual Orchestra, Impiety dan Dark Funeral memainkan konser langsung.

* Rata-rata band ingin terlihat tampil se-mengerikan mungkin.
* Kebanyakan band mengecat muka mereka menyerupai mayat (Corpse Paint), dan ini telah menjadi standar musik Black Metal.

Gelombang Pertama

Bibit Black Metal ditanam diawal 80′an yang dikenal sebagai “Gelombang Pertama”, ilham paling awal diawali oleh band-band dari Inggris. Lewat band dari britania raya, Venom lewat album debutnya ‘Welcome to Hell. Setelah perpecahan dari NWOBHM Metal lebih cenderung mengalami masa dimana band-band lebih mementingkan masa depan gaya dari pada suara/sound.

Gaya pakaian/busana seragam bisa juga mirip yang dipunyai band-band Black Metal; Pantalon kulit, spiked aksesori pergelangan, dll. Personil band juga bisa memakai nama-nama samaran seperti yang dipakai oleh band tersebut: Venom, Mayhem, Graveland, Godkiller, dll.

daftar band black metal:

* 1349 (Norwegia)
A
* Abigor (Austria)
* Aborym (Italia)
* Absu (Amerika Serikat)
* Absurd (Jerman)
* Abruptum (Swedia)
* Aes Dana (Perancis)
* Agathodaimon (Jerman)
* Ajattara (Finlandia)
* Akercocke (Britania raya)
* Akitsa (Kanada)
* Alastis (Swiss)
* Amarok (Norwegia)
* Amerta (Surabaya, Indonesia)
* Amon Amarth (Swedia)
* Anaal Nathrakh (Inggris)
* Ancient (Norwegia)
* Ancient Rites (Belgia)
* …And Oceans (Finlandia)
* Anorexia Nervosa (Perancis)
* Antaeus (Perancis)
* Antestor (Norwegia)
* Arafel (Israel)
* Arckanum (Swedia)
* Arcturus (early albums) (Norwegia)
* Arkhon Infaustus (Prancis)
* Arthemesia (Finlandia)
* Astrofaes (Ukraina)
* Atritas (Swiss)
* Aura Noir (Norwegia)
* Averse Sefira (Amerika Serikat)
* Axis of Advance (Kanada)
* Azaghtoth (Gresik, Indonesia)
* The Axis of Perdition (Inggris)
B
* Bandoso (Indonesia)
* Baphomets Throne (Polandia)
* Baptism (Finlandia)
* Barathrum (Finlandia)
* Bathory (Swedia)
* Behemoth (Polandia)
* Beherit (Finlandia)
* Behexen (Finlandia)
* Belphegor (Austria)
* Bethlehem (Jerman)
* Blank 546 (Indonesia)
* Blasphemy (Kanada)
* Bloodaxe (Kanada)
* Bloodthorn (Norwegia)
* Blut Aus Nord (Perancis)
* Borknagar (Norwegia)
* Bowo & the Corleone’s DNA (Kalimantan Selatan, Indonesia)
* Bulldozer (Italia)
* Burzum (Norwegia)
C
* Carpathian Forest (Norwegia)
* Carpe Tenebrum (Australia)
* Catamenia (Finlandia)
* Celtic Frost (early) (Swiss)
* Ceremonial Embrace (Finlandia)
* Children of Bodom (Finlandia)
* Cirith Gorgor (Belanda)
* Clandestine Blaze (Finlandia)
* Countess (Belanda)
* Cradle of Filth (Inggris)
* Crimson Moonlight (Swedia)
* Ceremony Of Circle (Indonesia)
D
* Daemonarch (Portugal)
* Dares (Surabaya, Indonesia)
* Dark Funeral (Swedia)
* Darkthrone (Norwegia)
* Darkwoods My Betrothed (Finlandia)
* Dawn of Relic (Finlandia)
* Deathspell Omega (Perancis)
* Dekadent (Slovenia)
* Demonic Resurrection (India)
* Deströyer 666 (Australia)
* Diabolical Masquerade (Swedia)
* Dimmu Borgir (Norwegia)
* Dissection (Swedia)
* Dissimulation (Lithuania)
* Dødheimsgard (Norwegia)
* Dragonlord (Amerika Serikat)
* Drudkh (Ukraina)
* Dry (Surabaya, Indonesia)
* Dozom (Indonesia)
E
* Echoes of Silence (Amerika Serikat)
* Eisregen (Jerman)
* Emperor (Norwegia)
* Enslaved (Norwegia)
* Eternity (Indonesia)
* Eutonazia Kordax (Rusia)

F
* Fleurety (1st album only) (Norwegia)
* Frost Like Ashes (Amerika Serikat)
* Funeral Fog (Kanada)
G
* Geasa (Irlandia)
* Gerhana Total (Indonesia)
* Goatwhore (Amerika Serikat)
* God Dethroned (Belanda)
* Godkiller (Monako)
* Godless (Porto Rico)
* Gorelord (Norwegia)
* Gorgoroth (Norwegia)
* Grand Belial’s Key (Amerika Serikat)
* Graveland (Polandia)
* Graveworm (Italia)
* Grumbul Mystic (Indonesia)
H
* Hades Almighty (Norwegia)
* Handful of Hate (Italia)
* Hate Forest (Ukraina)
* Hecate Enthroned (Inggris)
* Hellgods (Indonesia)
* Hellacaust (Kanada)
* Hell For Demon (Sidoarjo, Indonesia)
* Hands Of Doom (Surabaya, Indonesia)
* Horde (Australia)
* Horna (Finlandia)
I
* Ildjarn (Norwegia)
* Immortal (Norwegia)
* Impaled Nazarene (Finlandia)
* Impiety (Singapura)
* Infernum (Polandia)
* Infuneral (Swedia)
* In the Woods… (Norwegia)
* iron dead734 (indonesia)
J
* Judas Iscariot (Amerika Serikat)
* Judash (Sidoarjo, Indonesia)
K
* Kedjawen (Indonesia)
* Kepaten (Probolinggo, Indonesia)
* Keep Of Kalessin (Norwegia)
* Khold (Norwegia)
* Koldbrann (Norwegia)
* Krieg (Amerika Serikat)
* King Diamond (Denmark)
* K.O.R.B.A.N (Bandung)
* Kliwon (Belawan)
L
* Leviathan (Amerika Serikat)
* Lengsel (Norwegia)
* Limbonic Art (Norwegia)
* Lux Occulta (Polandia)
* Luwana From Jakarta (Indonesia)
M
* Marduk (Swedia)
* Master’s Hammer (Republik Ceko)
* Mayhem (Norwegia)
* Meads of Asphodel (Britania raya)
* Melechesh (Israel)
* Mercyful Fate (Denmark)
* Mezzerschmitt (Norwegia)
* Mist of Blood (Indonesia)
* Moonblood (Jerman)
* Moonsorrow (Finlandia)
* Mörk Gryning (Swedia)
* Mütiilation (Perancis)
* Mystic Circle (Jerman)
* Mystic Forest (Perancis)
* Mysticum (Norwegia)
* Mystis (Indonesia)
* Mysticism (Indonesia)
* Mesmeric (Surabaya, Indonesia)
* Murtad of troop (bandung, Indonesia)
N
* Naglfar (Swedia)
* Nargaroth (Jerman)
* Nattefrost (Norwegia)
* Necromantia (Yunani)
* Necrophobic (Swedia)
* Negura Bunget (Rumania)
* Neurotic of Gods (Indonesia)
* Nicronomodes (Surabaya, Indonesia)
* Nightcrawler (Probolinggo, Indonesia)
* Nifelheim (Swedia)
* Noctifer (Italia)
* Nokturnal Mortum (Ukraina)
* Nosferatu (Jogja, Indonesia)
O
* Obtest (Lithuania)
* Old Man’s Child (Norwegia)
* Oppressor (Polandia)
* Ov Hell (Norwegia)
P
* Primordial (Irlandia)
* pray me fr0m my l0rd (indonesia)

R
* Ragnarok (Norwegia)
* Ritual Orchestra (Malang, Indonesia)
* Rotting Christ (Yunani)
S
* Sabbat (inggris)
* Samael (Swiss)
* Sargeist (Finlandia)
* Satyricon (Norwegia)
* Satanic Warmaster (Finlandia)
* Setherial (Swedia)
* Shining (Swedia)
* Sigh (Jepang)
* Sodom (Jerman)
* Solefald (Norwegia)
* Sottish ([indonesia])
* Summoning (Austria)
* Sixdethlezz(Indonesia)
* Stigmathoid (Surabaya, Indonesia)
* Sakarotul Maut(Mojokerto, Indonesia)
* Sansekerta(bojonegoro, Indonesia)
* Silluet(bogor,Indonesia)
* Satanic Immortal (Malang, Indonesia)
* Satanic Of Stalion (Majalengka, Indonesia)
T
* Taake (Norwegia)
* The Death Cryptical (Indonesia)
* Thirsty Blood (Indonesia)
* Thorns (Norwegia)
* Thou Art Lord (Yunani)
* Thy Serpent (Finlandia)
* Tormentor (Hungaria)
* Troll (Norwegia)
* Trollech (Republik Ceko)
* Trollheim’s Grott (Finlandia)
* Tsjuder (Norwegia)
* Tvangeste (Rusia)
* Twilight Ophera (Finlandia)
* Teratai Hitam (Indonesia)
* Tragyst (Gresik indonesia)
* The Monster (Malang, Indonesia)
U
* Ulver (early) (Norwegia)
* Urskumug (Latvia)
V
* Varathron (Yunani)
* Ved Buens Ende (Norwegia)
* Velvet Cacoon (Amerika Serikat)
* Venom (Inggris)
* Vesania (Polandia)
* Vintersorg (Swedia)
* Vesperian Sorrow (Amerika Serikat)
* Vlad Tepes (Perancis)
* Von (Amerika Serikat)
* Vreid (Norwegia)
* Vendetor (Surabaya, Indonesia)
* Vader {Polandia}
W
* Watain (Swedia)
* Weakling (Amerika Serikat)
* Winter of Apokalypse (Amerika Serikat)
* Woods of Ypres (Kanada)
* Windir (Norwegia)
X
* Xasthur (Amerika Serikat)
Z
* Zyklon (Norwegia)
* Zyklon-B (Norwegia)
masih banyak lagi band black metal yang gak bisa disebutin.

sory kalo kebanyakan, piss \m/.

*dikutip dari beberapa sumber

Rabu, 28 April 2010

PUNK


Punk merupakan sub-budaya yang lahir di London, Inggris, Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh golongan skinhead, Namun sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika, golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir di awal tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial dan politik. Punk gerakan anak muda yang diawali oleh anak-anak kelas pekerja ini dengan segera merambah Amerika yang mengalami masalah ekonomi dan keuangan yang dipicu oleh kemerosotan moral oleh para tokoh politik yang memicu tingkat pengangguran dan kriminalitas yang tinggi.
Punk berusaha menyindir para penguasa dengan caranya sendiri, melalui lagu-lagu dengan musik dan lirik yang sederhana namun terkadang kasar, beat yang cepat dan menghentak. Banyak yang menyalahartikan punk sebagai glue sniffer dan perusuh karena di Inggris pernah terjadi wabah penggunaan lem berbau tajam untuk mengganti bir yang tak terbeli oleh mereka. Banyak pula yang merusak citra punk karena banyak dari mereka yang berkeliaran di jalanan dan melakukan berbagai tindak kriminal.
Punk lebih terkenal dari hal fashion yang dikenakan dan tingkah laku yang mereka perlihatkan, seperti potongan rambut mohawk ala suku indian, atau dipotong ala feathercut dan diwarnai dengan warna-warna yang terang, sepatu boots, rantai dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh, anti kemapanan, anti sosial, kaum perusuh dan kriminal dari kelas rendah, pemabuk berbahaya sehingga banyak yang mengira bahwa orang yang berpenampilan seperti itu sudah layak untuk disebut sebagai punker. Punk juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari keyakinan we can do it ourselves. Penilaian punk dalam melihat suatu masalah dapat dilihat melalui lirik-lirik lagunya yang bercerita tentang masalah politik, lingkungan hidup, ekonomi, ideologi, sosial dan bahkan masalah agama.
Gaya hidup dan Ideologi Psikolog brilian asal Rusia, Pavel Semenov, menyimpulkan bahwa manusia memuaskan kelaparannya akan pengetahuan dengan dua cara. Pertama, melakukan penelitian terhadap lingkungannya dan mengatur hasil penelitian tersebut secara rasional (sains). Kedua, mengatur ulang lingkungan terdekatnya dengan tujuan membuat sesuatu yang baru (seni). Dengan definisi diatas, punk dapat dikategorikan sebagai bagian dari dunia kesenian. Gaya hidup dan pola pikir para pendahulu punk mirip dengan para pendahulu gerakan seni avant-garde, yaitu dandanan nyleneh, mengaburkan batas antara idealisme seni dan kenyataan hidup, memprovokasi audiens secara terang-terangan, menggunakan para penampil (performer) berkualitas rendah dan mereorganisasi (atau mendisorganisasi) secara drastis kemapanan gaya hidup.
Para penganut awal kedua aliran tersebut juga meyakini satu hal, bahwa hebohnya penampilan (appearances) harus disertai dengan hebohnya pemikiran (ideas). Punk selanjutnya berkembang sebagai buah kekecewaan musisi rock kelas bawah terhadap industri musik yang saat itu didominasi musisi rock mapan, seperti The Beatles, Rolling Stone, dan Elvis Presley. Musisi punk tidak memainkan nada-nada rock teknik tinggi atau lagu cinta yang menyayat hati. Sebaliknya, lagu-lagu punk lebih mirip teriakan protes demonstran terhadap kejamnya dunia. Lirik lagu-lagu punk menceritakan rasa frustrasi, kemarahan, dan kejenuhan berkompromi dengan hukum jalanan, pendidikan rendah, kerja kasar, pengangguran serta represi aparat, pemerintah dan figur penguasa terhadap rakyat. Akibatnya punk dicap sebagai musik rock n’ roll aliran kiri, sehingga sering tidak mendapat kesempatan untuk tampil di acara televisi. Perusahaan-perusahaan rekaman pun enggan mengorbitkan mereka. Gaya hidup ialah relatif tidak ada seorangpun memiliki gaya hidup sama dengan lainnya. Ideologi diambil dari kata “ideas” dan “logos” yang berarti buah pikiran murni dalam kehidupan. Gaya hidup dan ideologi berkembang sesuai dengan tempat, waktu dan situasi maka punk kalisari pada saat ini mulai mengembangkan proyek “jor-joran” yaitu manfaatkan media sebelum media memanfaatkan kita. Dengan kata lain punk berusaha membebaskan sesuatu yang membelenggu pada zamannya masing-masing. Kegagalan Reaganomic dan kekalahan Amerika Serikat dalam Perang Vietnam di tahun 1980-an turut memanaskan suhu dunia punk pada saat itu.
Band-band punk gelombang kedua (1980-1984), seperti Crass, Conflict, dan Discharge dari Inggris, The Ex dan BGK dari Belanda, MDC dan Dead Kennedys dari Amerika telah mengubah kaum punk menjadi pemendam jiwa pemberontak (rebellious thinkers) daripada sekadar pemuja rock n’ roll. Ideologi anarkisme yang pernah diusung oleh band-band punk gelombang pertama (1972-1978), antara lain Sex Pistols dan The Clash, dipandang sebagai satu-satunya pilihan bagi mereka yang sudah kehilangan kepercayaan terhadap otoritas negara, masyarakat, maupun industri musik. Di Indonesia, istilah anarki, anarkis atau anarkisme digunakan oleh media massa untuk menyatakan suatu tindakan perusakan, perkelahian atau kekerasan massal. Padahal menurut para pencetusnya, yaitu William Godwin, Pierre-Joseph Proudhon, dan Mikhail Bakunin, anarkisme adalah sebuah ideologi yang menghendaki terbentuknya masyarakat tanpa negara, dengan asumsi bahwa negara adalah sebuah bentuk kediktatoran legal yang harus diakhiri.
Negara menetapkan pemberlakuan hukum dan peraturan yang sering kali bersifat pemaksaan, sehingga membatasi warga negara untuk memilih dan bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. Kaum anarkis berkeyakinan bila dominasi negara atas rakyat terhapuskan, hak untuk memanfaatkan kekayaan alam dan sumber daya manusia akan berkembang dengan sendirinya. Rakyat mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri tanpa campur tangan negara. Kaum punk memaknai anarkisme tidak hanya sebatas pengertian politik semata. Dalam keseharian hidup, anarkisme berarti tanpa aturan pengekang, baik dari masyarakat maupun perusahaan rekaman, karena mereka bisa menciptakan sendiri aturan hidup dan perusahaan rekaman sesuai keinginan mereka. Punk etika semacam inilah yang lazim disebut DIY (do it yourself/lakukan sendiri). Keterlibatan kaum punk dalam ideologi anarkisme ini akhirnya memberikan warna baru dalam ideologi anarkisme itu sendiri, karena punk memiliki ke-khasan tersendiri dalam gerakannya. Gerakan punk yang mengusung anarkisme sebagai ideologi lazim disebut dengan gerakan Anarko-punk.