Rabu, 24 November 2010

Metalcore



Metalcore adalah gabungan dari aliran Hardcore Punk dengan Extreme Metal. Genre ini muncul belakangan pada era 2000'an tapi sudah menunjukkan ciri-cirinya melalui band-band seperti Deadguy, Earth Crisis dan Intergrity sejak era 90'an.Musik metalcore memiliki ciri khas berupa gitar dituining drop D sampai C, menggunakan hardcore scream dan death growl (juga didampingi clean vocal pada band-band sekarang), penggunaan Breakdown dan Biasanya bassist mengikuti gitar rhythm

Band-band metalcore di dunia antara lain Avenged Sevenfold, Shadows Fall, Killswitch Engage, All That Remains, Darkest Hour, God Forbid, The Black Dahlia Murder, Unearth, Burnt By The Sun, Heaven Shall Burn, Caliban, Maroon, Mendeed dan sebagainya.

pada perkembanganya metalcore juga membuahkan sub-genre yaitu Mathcore (contoh;The DIllinger Escape Plan, Psyopus, Coalesce, Ion Dissonance dsb) dan Deathcore (contoh;Job For A Cowboy, The Red Chord, Animosity, Trigger The Bloodshed dsb).

Experimental



Banyak yang bertanya Post Rock itu apa ? musiknya bagaimana ? ciri2nya ? dsb. Disini saya ingin mencoba menjelaskan secara singkat definisi, karakteristik, sejarah, dan perkembangan dari musik Post Rock. Istilah Post Rock pertama kali di ciptakan oleh Simon Reynolds waktu dia review album'nya Bark Psychosis - Hex tahun 1994, yang pada waktu itu definisinya " Memainkan musik bukan rock dengan instrumen2 rock, dan lebih mengutamakan texture dan timbre daripada power chord" kenapa saya bilang "waktu itu"? karena Post Rock sekarang ini (modern) sudah berubah atau berinovasi dari definisi awalnya, bahkan bertolak belakang.

Generasi pertama :

Band2 seperti Tortoise, Bark Psychosis, Talk Talk, Cul de Sac, Slint, Flying Saucer merupakan band2 generasi pertama yang sesuai dengan apa yang didefinisikan Simon Reynolds, "Memainkan musik bukan rock dengan instrumen2 rock" dengan memasukkan unsur2 yg berbeda dari masing2 band, ada yang electronica, ambient, jazz, dll

Generasi kedua :

tahun 96 - 97, lahir sebuah band bernama Mogwai yang memainkan musik instrumental rock. Anehnya, Mogwai disebut band Post Rock juga. Yang kenyataannya musik mereka berbeda dari apa yang sudah didefinisikan oleh Simon Reynolds. Mogwai sendiri mengakui hal ini dan tidak suka dibilang post rock


"Aitchison isn’t all grins, however, when asked how he feels about the term post-rock. Mogwai has been lumped into this supposed genre of music by unimaginative music critics. “It’s kind of a stupid term, it doesn’t really make much sense. I don’t know, it seems really pretentious to me. A lot of the bands are described as being post rock. You get bands like Tortoise, we’re nothing like Tortoise, we’re completely different. So it’s a pretty vague term. It’s a pretty lazy term, lazy on the media’s front. They don’t really know what sort of music it is. If it’s not straight-ahead rock n’ roll, then it’s post rock. It’s a bit miserable, so we’ll call it post rock. It’s stupid." Sumber


Alas...walaupun begitu, Mogwai merupakan salah satu template untuk band2 Post Rock sekarang. Konsep Quite/Loud yang mereka pakai sudah menjadi formula/dasar dari musik2 Post Rock sekarang. Begitu juga dengan the legendary Godspeed You! Black Emperor, yang menetapkan formula Crescendo, Chamber music ke Post Rock modern.

Post Rock Re-invent :

jadi definisi Post Rock sudah berubah total dari sebelumnya, yang tidak ada rock menjadi ada, dan riff dan chord juga sering dipakai. Post Rock sekarang ini memakai formula Quiet/Loud, Build up Crescendo, dan jarang sekali memakai verse-chorus-verse, biasanya musiknya build up momentum yang diakhiri dengan klimaks.

Menariknya, Formula ini hanyalah sebagai dasar komposisi. sehingga banyak band2 baru yang mengintegrasikan unsur2 classical, jazz, electronica, math, metal, dll. Yang akhirnya Post Rock semakin diverse dan terbentuk sub2 genre didalamnya. Tetapi tetap menggunakan formula dasar. Dan Post Rock bukan berarti instrumental, banyak juga yg memakai vokal. Baik yang dijadikan suatu instrumen atau pure vokal

Ada delapan band yang menurut saya sebagai pondasi dan mengembangkan/meluaskan essensi dari Post Rock :

Mogwai : Quite/loud
Godspeed You! Black Emperor : Crescendo
A Silver Mt Zion : Cinematic
Do Make Say Think : Jazz
Explosions in The Sky : Twinkle Guitar
Mono (japan) : Texture Guitar
Sigur Ros : Ambient Soundscape
Rachel's : Classical

Dan beberapa band modern yang memasukkan unsur2 baru ke dalam Post Rock :

65Daysofstatic : Electronica, Math Rock
Samuel jackson Five : Jazz, Krautrock
Russian Circles : a blend between Post Rock and Post Metal
Destroyalldreamers : Shoegaze
Hammock : Ambient Drone

Dengan kata lain, post-rock itu bukan style sih tp basic, base, pondasi ato template juga bisa. Kalo murni, pure post rock sebenernya ga ada karena emang ga bisa diaplikasiin. kalo bikin musik pure post rock yg ada hambar, ngebosenin. Di post rock term yg dipake itu originality, tapi ini ga berhubungan ama jaman tortoise ama yg laen.

Tahun 1999 - 2003 : Ini tahun dimana post rock modern itu di definisiin, founding fathers'nya sebenernya dua band, Mogwai sama GY!BE. dua band ini yg bener" nge set post rock itu kyk gimana. abis itu baru muncul Mono, EITS, sigur ros juga dengan album () yg ngelengkapin post rock itu kyk gimana. sebenernya ditaun segitu masih ada band laen yg dah muncul misalnya tristeza, emery reel cuman ga terlalu signifikan effectnya. jadi semua band post rock yg ada sekarang ngambil essensi post rock dari band" yg gue sebutin diatas. makanya ada band yg ambil jalur eits ato jalur gy!be ato mogwai dsb. bisa dibilang band post rock yg "pure", "original" ya mereka" ini.

Tahun 2004 - 2008 : Tahun ini mulai pergerakan baru, band" baru dah berani ambil style yg berbeda, dah ngga ngikut ama yg taun sebelumnya tp basic post rock masih dipegang. contoh : 65 dos ngambil jalur electro glitch campur math rock. hammock yg bener" exploitasi ambient di post rocknya. ada juga yg nyampur eits ama mogwai kayak caspian, explorasi ke jazz, krautrock kyk samuel jackson five, blending post metal ama post rock di russian circle. ditaun ini udah makin berkembang lagi jalurnya. tp masih ada yg tetep setia ama "originality" jalur GY!BE bahkan dikembangin lagi kayak Yndi Halda, ascent of everest. ato "originality" jalur EiTS kayak followed by ghost.

Black metal




pertama, silahkan klik” www.idbm.webs.com” untuk mengetahui info dan pergerakan Black Metal Indonesia. Black metal diawali oleh band Venom pada tahun 1982 lewat album berjudul Black Metal. lalu diikuti oleh band-band seperti Bathory, Mayhem, Mercyfull Fate, Hellhammer/Celtic Forst. semua band ini ter-Influence Venom. Band Black metal masih cenderung bermain Thrash metal. Pada awal 80an sampai 90an, Black metal sangat berkembang di daerah Skandinavia oleh band diatas tadi. Jenis musik metal ini juga termasuk jenis metal underground. Black metal mempunyai Sub-genre bernama NSBM , Neo Nazi Black metal dua komunitas tersebut termasuk yang berpengaruh di komunitas Underground.
Band yang terkenal dari jenis musik ini adalah Dimmu Borgir, Cradle of Filth, Dark Funeral, Emperor dan Immortal.

*Karakter Black Metal

Berikut ini gaya dan ciri-ciri permainan band-band Black Metal:

Gitar

* Cepat, didalam Rhytm gitar yang cepat, terselip melodi gitar yang samar-samar dan lama-lama berubah menjadi Alternate picking dan tremolo pick
* Distorsi yang banyak memainkan Power chord.
* Seteman gitar sama persis seperti Death metal. Di Chord D atau Chord C atau lebih rendah lagi.

Drum

* Double bass drum sangat tipis jika dimainkan, sangat bertenaga, kadang bersama-sama dengan pukulan Snare Drum dengan gaya meledak-ledak (hentakan keras). Kadang kita hanya akan mendengarkan bass drum yang berbunyi sedetik.
* Kadang, drum juga bisa bermain sangat lambat, Tergantung suasana musik.
* Bahkan ada kalanya band-band seperti Burzum atau Xasthur sering tidak menggunakan drum dibeberapa lagu.
* Beberapa band menggunakan drum mesin untuk performa lebih baik.

Lirik, Vokal

* Lirik dinyanyikan dengan jelas. Bernuansa kikir, setan yang mengingatkan kepada penyiksaan, dan ini sudah menjadi standar band-band Black Metal.
* Ada yang dinyanyikan bersatu seperti simponi. Lalu band-band Black metal menamakanya Symphonic Black Metal
* Banyak juga yang sering dinyanyikan laki-laki dan perempuan seperti lagu-lagu simponi Gregorian.
* Sering ada efek di vokalnya dan membuat suara seperti Atmospher.
* Lirik sering mengambil kata-kata yang berbau setan, penyembahan berhala, dewa-dewa kuno, tema gaib yang mengutuk agama Kristen (Anti Kristus).
* Lirik bertema perang, udara dingin, kegelapan, hutan, dan lingkungan alami di eropa.
* meminum darah segar membuat suara menjadi lebih serak atau hanya sebagai atribut aliran musik tersebut.

Keyboard

* Biasanya setingan keyboard, biola, choir, dan organ menyerupai setelan musik gereja supaya meniru suara Kathedral dan orkestra yang terasa sejuk, dingin, samar dan menyedihkan.

Performa

* Tidak suka bermain live dan lebih cenderung bermain gaya. Beberapa band Black Metal seperti Darkthrone menolak untuk bermain live. Banyak juga solo Black Metal seperti Clandestine Blaze, Burzum, Leviathan dan Xasthur juga menolak bermain live karena mereka terdiri dari 1 anggota. Tetapi satu band seperti Satanic Warmaster, bermain bersama musisi ekstra secara khas demi/untuk maksud kinerja live.

Jumlah band dengan seorang line-up penuh, seperti Borknagar, Immortal, Emperor, Cradle Of Filth, Gorgoroth, Neurotic of Gods, Nosferatu, Ritual Orchestra, Impiety dan Dark Funeral memainkan konser langsung.

* Rata-rata band ingin terlihat tampil se-mengerikan mungkin.
* Kebanyakan band mengecat muka mereka menyerupai mayat (Corpse Paint), dan ini telah menjadi standar musik Black Metal.

Gelombang Pertama

Bibit Black Metal ditanam diawal 80′an yang dikenal sebagai “Gelombang Pertama”, ilham paling awal diawali oleh band-band dari Inggris. Lewat band dari britania raya, Venom lewat album debutnya ‘Welcome to Hell. Setelah perpecahan dari NWOBHM Metal lebih cenderung mengalami masa dimana band-band lebih mementingkan masa depan gaya dari pada suara/sound.

Gaya pakaian/busana seragam bisa juga mirip yang dipunyai band-band Black Metal; Pantalon kulit, spiked aksesori pergelangan, dll. Personil band juga bisa memakai nama-nama samaran seperti yang dipakai oleh band tersebut: Venom, Mayhem, Graveland, Godkiller, dll.

daftar band black metal:

* 1349 (Norwegia)
A
* Abigor (Austria)
* Aborym (Italia)
* Absu (Amerika Serikat)
* Absurd (Jerman)
* Abruptum (Swedia)
* Aes Dana (Perancis)
* Agathodaimon (Jerman)
* Ajattara (Finlandia)
* Akercocke (Britania raya)
* Akitsa (Kanada)
* Alastis (Swiss)
* Amarok (Norwegia)
* Amerta (Surabaya, Indonesia)
* Amon Amarth (Swedia)
* Anaal Nathrakh (Inggris)
* Ancient (Norwegia)
* Ancient Rites (Belgia)
* …And Oceans (Finlandia)
* Anorexia Nervosa (Perancis)
* Antaeus (Perancis)
* Antestor (Norwegia)
* Arafel (Israel)
* Arckanum (Swedia)
* Arcturus (early albums) (Norwegia)
* Arkhon Infaustus (Prancis)
* Arthemesia (Finlandia)
* Astrofaes (Ukraina)
* Atritas (Swiss)
* Aura Noir (Norwegia)
* Averse Sefira (Amerika Serikat)
* Axis of Advance (Kanada)
* Azaghtoth (Gresik, Indonesia)
* The Axis of Perdition (Inggris)
B
* Bandoso (Indonesia)
* Baphomets Throne (Polandia)
* Baptism (Finlandia)
* Barathrum (Finlandia)
* Bathory (Swedia)
* Behemoth (Polandia)
* Beherit (Finlandia)
* Behexen (Finlandia)
* Belphegor (Austria)
* Bethlehem (Jerman)
* Blank 546 (Indonesia)
* Blasphemy (Kanada)
* Bloodaxe (Kanada)
* Bloodthorn (Norwegia)
* Blut Aus Nord (Perancis)
* Borknagar (Norwegia)
* Bowo & the Corleone’s DNA (Kalimantan Selatan, Indonesia)
* Bulldozer (Italia)
* Burzum (Norwegia)
C
* Carpathian Forest (Norwegia)
* Carpe Tenebrum (Australia)
* Catamenia (Finlandia)
* Celtic Frost (early) (Swiss)
* Ceremonial Embrace (Finlandia)
* Children of Bodom (Finlandia)
* Cirith Gorgor (Belanda)
* Clandestine Blaze (Finlandia)
* Countess (Belanda)
* Cradle of Filth (Inggris)
* Crimson Moonlight (Swedia)
* Ceremony Of Circle (Indonesia)
D
* Daemonarch (Portugal)
* Dares (Surabaya, Indonesia)
* Dark Funeral (Swedia)
* Darkthrone (Norwegia)
* Darkwoods My Betrothed (Finlandia)
* Dawn of Relic (Finlandia)
* Deathspell Omega (Perancis)
* Dekadent (Slovenia)
* Demonic Resurrection (India)
* Deströyer 666 (Australia)
* Diabolical Masquerade (Swedia)
* Dimmu Borgir (Norwegia)
* Dissection (Swedia)
* Dissimulation (Lithuania)
* Dødheimsgard (Norwegia)
* Dragonlord (Amerika Serikat)
* Drudkh (Ukraina)
* Dry (Surabaya, Indonesia)
* Dozom (Indonesia)
E
* Echoes of Silence (Amerika Serikat)
* Eisregen (Jerman)
* Emperor (Norwegia)
* Enslaved (Norwegia)
* Eternity (Indonesia)
* Eutonazia Kordax (Rusia)

F
* Fleurety (1st album only) (Norwegia)
* Frost Like Ashes (Amerika Serikat)
* Funeral Fog (Kanada)
G
* Geasa (Irlandia)
* Gerhana Total (Indonesia)
* Goatwhore (Amerika Serikat)
* God Dethroned (Belanda)
* Godkiller (Monako)
* Godless (Porto Rico)
* Gorelord (Norwegia)
* Gorgoroth (Norwegia)
* Grand Belial’s Key (Amerika Serikat)
* Graveland (Polandia)
* Graveworm (Italia)
* Grumbul Mystic (Indonesia)
H
* Hades Almighty (Norwegia)
* Handful of Hate (Italia)
* Hate Forest (Ukraina)
* Hecate Enthroned (Inggris)
* Hellgods (Indonesia)
* Hellacaust (Kanada)
* Hell For Demon (Sidoarjo, Indonesia)
* Hands Of Doom (Surabaya, Indonesia)
* Horde (Australia)
* Horna (Finlandia)
I
* Ildjarn (Norwegia)
* Immortal (Norwegia)
* Impaled Nazarene (Finlandia)
* Impiety (Singapura)
* Infernum (Polandia)
* Infuneral (Swedia)
* In the Woods… (Norwegia)
* iron dead734 (indonesia)
J
* Judas Iscariot (Amerika Serikat)
* Judash (Sidoarjo, Indonesia)
K
* Kedjawen (Indonesia)
* Kepaten (Probolinggo, Indonesia)
* Keep Of Kalessin (Norwegia)
* Khold (Norwegia)
* Koldbrann (Norwegia)
* Krieg (Amerika Serikat)
* King Diamond (Denmark)
* K.O.R.B.A.N (Bandung)
* Kliwon (Belawan)
L
* Leviathan (Amerika Serikat)
* Lengsel (Norwegia)
* Limbonic Art (Norwegia)
* Lux Occulta (Polandia)
* Luwana From Jakarta (Indonesia)
M
* Marduk (Swedia)
* Master’s Hammer (Republik Ceko)
* Mayhem (Norwegia)
* Meads of Asphodel (Britania raya)
* Melechesh (Israel)
* Mercyful Fate (Denmark)
* Mezzerschmitt (Norwegia)
* Mist of Blood (Indonesia)
* Moonblood (Jerman)
* Moonsorrow (Finlandia)
* Mörk Gryning (Swedia)
* Mütiilation (Perancis)
* Mystic Circle (Jerman)
* Mystic Forest (Perancis)
* Mysticum (Norwegia)
* Mystis (Indonesia)
* Mysticism (Indonesia)
* Mesmeric (Surabaya, Indonesia)
* Murtad of troop (bandung, Indonesia)
N
* Naglfar (Swedia)
* Nargaroth (Jerman)
* Nattefrost (Norwegia)
* Necromantia (Yunani)
* Necrophobic (Swedia)
* Negura Bunget (Rumania)
* Neurotic of Gods (Indonesia)
* Nicronomodes (Surabaya, Indonesia)
* Nightcrawler (Probolinggo, Indonesia)
* Nifelheim (Swedia)
* Noctifer (Italia)
* Nokturnal Mortum (Ukraina)
* Nosferatu (Jogja, Indonesia)
O
* Obtest (Lithuania)
* Old Man’s Child (Norwegia)
* Oppressor (Polandia)
* Ov Hell (Norwegia)
P
* Primordial (Irlandia)
* pray me fr0m my l0rd (indonesia)

R
* Ragnarok (Norwegia)
* Ritual Orchestra (Malang, Indonesia)
* Rotting Christ (Yunani)
S
* Sabbat (inggris)
* Samael (Swiss)
* Sargeist (Finlandia)
* Satyricon (Norwegia)
* Satanic Warmaster (Finlandia)
* Setherial (Swedia)
* Shining (Swedia)
* Sigh (Jepang)
* Sodom (Jerman)
* Solefald (Norwegia)
* Sottish ([indonesia])
* Summoning (Austria)
* Sixdethlezz(Indonesia)
* Stigmathoid (Surabaya, Indonesia)
* Sakarotul Maut(Mojokerto, Indonesia)
* Sansekerta(bojonegoro, Indonesia)
* Silluet(bogor,Indonesia)
* Satanic Immortal (Malang, Indonesia)
* Satanic Of Stalion (Majalengka, Indonesia)
T
* Taake (Norwegia)
* The Death Cryptical (Indonesia)
* Thirsty Blood (Indonesia)
* Thorns (Norwegia)
* Thou Art Lord (Yunani)
* Thy Serpent (Finlandia)
* Tormentor (Hungaria)
* Troll (Norwegia)
* Trollech (Republik Ceko)
* Trollheim’s Grott (Finlandia)
* Tsjuder (Norwegia)
* Tvangeste (Rusia)
* Twilight Ophera (Finlandia)
* Teratai Hitam (Indonesia)
* Tragyst (Gresik indonesia)
* The Monster (Malang, Indonesia)
U
* Ulver (early) (Norwegia)
* Urskumug (Latvia)
V
* Varathron (Yunani)
* Ved Buens Ende (Norwegia)
* Velvet Cacoon (Amerika Serikat)
* Venom (Inggris)
* Vesania (Polandia)
* Vintersorg (Swedia)
* Vesperian Sorrow (Amerika Serikat)
* Vlad Tepes (Perancis)
* Von (Amerika Serikat)
* Vreid (Norwegia)
* Vendetor (Surabaya, Indonesia)
* Vader {Polandia}
W
* Watain (Swedia)
* Weakling (Amerika Serikat)
* Winter of Apokalypse (Amerika Serikat)
* Woods of Ypres (Kanada)
* Windir (Norwegia)
X
* Xasthur (Amerika Serikat)
Z
* Zyklon (Norwegia)
* Zyklon-B (Norwegia)
masih banyak lagi band black metal yang gak bisa disebutin.

sory kalo kebanyakan, piss \m/.

*dikutip dari beberapa sumber

Rabu, 28 April 2010

DEATHCORE


Deathcore adalah penggabungan dari dua jenis musik yaitu metalcore dan death metalWalaupun menjadi sub-genre Metalcore, deathcore sangat dipengaruhi oleh aliran death metal modern dalam hal kecepatan, depresi dan pendekatan untuk berhubung dgn kromatik, riff-riff yang berat dan hiruk pikuk (disonansi). Geraman dan teriakan sudah menjadi tradisi yang lazim, sering digabungkan dengan vokal Metalcore. Deathcore banyak memiliki waktu jeda dan riff-riff merdu yang biasa ada di aliran Metalcore. Deathcore terkadang stem gitar dari drop D sampai B (tergantung apresiasi musik itu sendiri). Biasanya tipe ritmik chord-chord pentatonik. Melodinya pun berkarakter, dari yang kromatik biasa sampai arpeggios.Hampir semua metal, drumnya selalu memakai double bass.
Namun, Deathcore memiliki ciri khas tersendiri dalam teknik drum yang sering disebut blasting. Blasting adalah teknik menghentak snare lebih banyak ketimbang cymbal. Teknik Blasting itu sendiri sering muncul dalam musik-musik jazz.

GRINDCORE


Genre musik ini berkembang selama pertengahan tahun 80-an di Inggris oleh Napalm Death, selanjutnya di ikuti oleh teman sejawatnya dari Inggris Carcass, Terrorizer dari Amerika dan Agathocles dari Belgia. Nama "grindcore" diperkirakan di ucapkan oleh mantan drummer Napalm Death, Mick Harris. Ketika di tanya tentang istilahnya, dia mengatakan sebagai berikut:
Grindcore came from "grind", which was the only word I could use to describe Swans after buying their first record in '84. Then with this new hardcore movement that started to really blossom in '85, I thought "grind" really fit because of the speed so I started to call it grindcore.
Sumber lain menyangkal pernyataan Harris. Didalam artikel majalah Spin di tulis tentang sebuah genre, Steven Blush menyatakan bahwa "orang yang sering menyebutkan" untuk menyuarakan style grindcore adalah Shane Embury, basis Napalm Death sejak 1987. Embury mengusulkan pada pernyataan dirinya sendiri tentang bagaimana "sound" grindcore seharusnya:
As far as how this whole sound got started, we were really into Celtic Frost, Siege - which is a hardcore band from Boston - a lot of hardcore and death-metal bands, and some industrial-noise bands like the early Swans. So, we just created a mesh of all those things. It's just everything going at a hundred miles per hour, basically.
Pelopor grindcore, Napalm Death, formasi ke-8.
Dari kiri-kanan: Lee Dorrian, Shane Embury, Bill Steer, Mick Harris
Pendiri Earache Records Digby Pearson setuju dengan Embury, mengatakan bahwa Napalm Death "put hardcore and metal through an accelerator". Pearson, bagaimanapun grindcore "wasn't just about the speed of [the] drums, blast beats, etc." Ia menyatakan bahwa "it actually was coined to describe the guitars - heavy, downtuned, bleak, harsh riffing guitars [that] 'grind', so that's what the genre was described as, by the musicians who were its innovators [and] proponents."
Beberapa kunci personel grup disebutkan oleh anggota dan mantan anggota Napalm Death pertumbuhannya dipengaruhi oleh band-band seperti Discharge, Lärm, Amebix, Repulsion, Throbbing Gristle, Dirty Rotten Imbeciles and the aforementioned Siege, Celtic Frost and the Swans. Post-punk, such as Killing Joke dan Joy Division, juga di sebutkan sebagai pengaruh di awal kelahiran, berikutnya di sbutkan dalam setengah DVD Scum Napalm Death reissue.

KERONCONG


Musik keroncong yang menjadi bagian dari budaya musik Indonesia, didalamnya terdapat karakteristik yang mengandung nilai-nilai budaya universal, seperti halnya musik-musik yang lain. Musik keroncong memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan bentuk musik lainnya yang muncul dari perpaduan antara elemen-elemen musikal, musik pengiring dan teknik penyajiannya. Perkembangannya lagu-lagu modern yang dikeroncongkan menjadi keroncong modern. Ide ini tercetus karena adanya kejenuhan dalam mendengarkan keroncong gaya lama yang statis. Keroncong modern terbentuk dari; lagu-lagu pop Indonesia; lagu-lagu pop Barat; Lagu-lagu semi klasik Barat dan dan lagu-lagu daerah. Kesemuanya itu sebagai bentuk kreativitas para musisi dalam upaya meningkatkan mutu, mengembangkan dan melestarikan musik keroncong.
Kota Denpasar sebagai wilayah objek studi ini kaya dengan potensi di bidang seni budaya, salah satunya adalah seni musik keroncong. Musik keroncong belum mampu berkembang seperti jenis musik lainnya, namun musik keroncong mampu bertahan di tengah-tengah masyarakat. Untuk meningkatkan eksistensinya pemerintah dan berbagai pihak swasta tetap melakukan upaya pelestarian melalui lomba-lomba seperti event PSR, pemilihan BRTV, dan penyiaran melalui stasiun radio dan televisi, baik nasional maupun swasta. Di samping upaya tersebut di atas, keberadaan hotel dan restoran memberikan peluang yang sangat besar untuk lebih meningkatkan eksistensinya melalui pertunjukan secara rutin maupun insidental. Adanya upaya-upaya tersebut menyebabkan aktivitas musik keroncong di Kota Denpasar cukup semarak.
Secara khusus aspek estetika musik keroncong muncul dari perpaduan berbagai aspek baik musikal maupun non musikal. Perpaduan tersebut dapat dikaji sebagai berikut.
Pada umumnya seniman dalam berkreasi selalu memiliki atau mengharapkan tujuan yang jelas. Mereka punya juga mempertimbangkan apakah yang dilakukan hanya sebatas untuk presentasi estetis, atau hanya sebagai hiburan belaka. Apabila bertujuan sebagai presentasi estetis, maka seorang seniman mengharapkan adanya penikmat. Untuk tujuan hiburan, maka yang dipentingkan adalah peran serta siapa yang ingin menghibur diri. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa posisi seni dalam masing-masing masyarakat berbeda-beda.
Sebagai salah satu bentuk kesenian yang berkembang di masyarakat, kehadiran musik keroncong mempunyai beberapa fungsi, yaitu: 1) fungsi pendidikan 2) fungsi hiburan, 3) fungsi ekonomi, 4) fungsi sosial.

SCREAMO


Screamo adalah genre musik yang sebagian besar berevolusi dari hardcore punk, antara lain genre, pada awal 1990-an. Istilah "Screamo" awalnya diterapkan pada cabang yang lebih agresif dari emo yang berkembang di San Diego pada tahun 1991, yang digunakan pendek, berantakan dieksekusi lagu-lagu yang dicangkokkan "spastik intensitas untuk sengaja eksperimental disonansi dan dinamika. Pada awal 2000-an, nama genre mulai untuk menggambarkan yang berbeda, lebih lambat dan kurang disonan gaya yang dipinjam dari rock alternatif. Istilah permohonan kepada "gelombang kedua" adalah kontroversial di antara para penggemar dan praktisi dari gaya sebelumnya.
Salah satu musisi dugaan bahwa istilah "jenis telah tercemar dengan cara, terutama di Amerika Serikat".berevolusi dari hardcore punk, antara lain genre, pada awal 1990-an. Istilah "Screamo" awalnya diterapkan pada cabang yang lebih agresif dari emo yang berkembang di San Diego pada tahun 1991, yang digunakan pendek, berantakan dieksekusi lagu-lagu yang dicangkokkan "spastik intensitas untuk sengaja eksperimental disonansi dan dinamika.
Pada awal 2000-an , nama genre mulai untuk menggambarkan yang berbeda, lebih lambat dan kurang disonan gaya yang dipinjam dari rock alternatif. Istilah permohonan kepada "gelombang kedua" adalah kontroversial di antara para penggemar dan praktisi dari gaya sebelumnya. Salah satu musisi dugaan bahwa istilah "jenis telah tercemar dengan cara, terutama di Amerika Serikat".